Indonesia Bisa Kembangkan Ekonomi Antariksa, Letak Geografis di Garis Khatulistiwa

  • admadm
  • News
  • August 22, 2025
  • 0 Comments

Jakarta – Dewan Penasihat Asosiasi Antariksa Indonesia (ARIKSA) menilai Indonesia memiliki modal strategis untuk mengembangkan ekonomi antariksa.

Karena, letak geografisnya berada di garis khatulistiwa, sehingga membuatnya ideal untuk peluncuran roket dan satelit.

“Dunia kita berada di ambang revolusi, ekonomi antariksa bukan lagi sekadar impian,melainkan sumber pendapatan baru yang sangat signifikan,” kata anggota Dewan Penasihat Asosiasi Antariksa Indonesia (ARIKSA) Sofyan Djalil.

Pernyataan ini disampaikannya dalam acara diskusi panel bertajuk ‘Antariksa: Urgensi dan Relevansi untuk Indonesia’ di Jakarta pada Kamis (21/8/2025).

Laporan McKinsey and Company Tahun 2024 menyebutkan ekonomi antariksa global diperkirakan akan mencapai US$1,8 triliun pada 2035.

Ekonomi sektor ini juga akan tumbuh sebesar 9% per tahun atau di atas pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) global.

“Angka ini bukan sekedar statistik, melainkan cerminan potensi besar yang akan berdampak luas pada berbagai industri dari pertahanan, komunikasi digital, hingga agriculture,” ucapnya.

“Ini adalah peluang emas bagi Indonesia yang harus kita realisasikan atau kita akan tertinggal.”

Sofyan Djalil meneruskan sektor antariksa memegang nilai strategis yang eksklusif.

Sektor ini adalah kunci untuk ketahanan pangan, keamanan wilayah, mitigasi bencana alam, pemantuan perubahan iklim, dan lain-lain.

“Tanpa akses ke antariksa, kita akan tergantung pada bangsa lain dalam aspek-aspek strategis yang seharusnya menjadi hak kedaulatan kita,” tuturnya.

Indonesia memiliki berbagai keunggulan alamiah yang dapat menjadi modal strategis untuk mendorong kemandirian dan daya saing Indonesia di sektor antariksa global.

Journal of Law, Policy and Globalization tahun 2023 menyebutkan posisi Indonesia yang berada di khatulistiwa, tepatnya di 6 derajat Lintang Utara hingga 11 derajat Lintang Selatan.

Hal ini menjadikan negara kita sebagai lokasi ideal untuk peluncuran roket dan membawa misi satelit ke orbit.

“Indonesia memiliki keunggulan alamiah yang tak ternilai. Keunggulan ini memungkinkan efisiensi bahan bakar dan muatan roket yang lebih tinggi,” ucapnya.

Sementara itu United Nations Office for Outer Space Affairs pada 2024 melaporkan sebanyak 2.664 objek yang dihuni di luar angkasa.

Jadi, ARIKSA yang dibentuk pada Januari 2025, bertekad Indonesia harus kebagian porsi ‘kue’ di sektor antariksa.

“Tidak terbantahkan lagi bahwa Indonesia berpotensi menjadi pusat peluncuran regional dan global karena posisi kita tadi. Namun potensi ini hanya akan bisa terwujud dengan dukungan penuh dalam pembangunan spaceport atau bandar antariksa beserta ekosistemnya,” ujarnya.

ARIKSA dibentuk untuk mengadvokasi pentingnya akses antariksa kepada semua stakeholder, terutama regulator.

Selain itu memunculkan kesadaran public akan pentingnya sektor ini.

“ARIKSA memiliki tiga tujuan utama, mendukung pengembangan teknologi dan perkembangan industri ini, membantu pemerintah merumuskan kebijakan yang tepat, dan yang terpenting adalah mengembangkan sumber daya manusia Indonesia agar siap bersaing di kancah global di era yang unggul di bidang keantariksaan,” ucapnya. (adm)

Sumber: detik.com

  • adm

    Related Posts

    AI Mampu Replikasi Keterampilan Terbaik Manusia, Tingkatkan Produktivitas

    Jakarta – Lintasarta menilai artificial intelligence/AI (kecerdasan buatan) merupakan teknologi multidisipliner yang mampu mereplikasi keterampilan terbaik manusia sehingga meningkatkan produktivitas. “AI bukan sekadar alat, tapi mampu replicate the best possible…

    Prudential Life Assurance Bantah Prudential.com Sebagai Situs Resmi, Kemkomdigi Sempat Sebut Belum Terdaftar dalam PSE

    Jakarta – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) berkomitmen menjaga transparansi digital saat isu situs Prudential.com yang sempat disebut Kemkomdigi dalam daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat belum terdaftar.…

    You Missed

    AI Mampu Replikasi Keterampilan Terbaik Manusia, Tingkatkan Produktivitas

    • By adm
    • August 30, 2025
    • 5 views
    AI Mampu Replikasi Keterampilan Terbaik Manusia, Tingkatkan Produktivitas

    Prudential Life Assurance Bantah Prudential.com Sebagai Situs Resmi, Kemkomdigi Sempat Sebut Belum Terdaftar dalam PSE

    • By adm
    • August 29, 2025
    • 6 views
    Prudential Life Assurance Bantah Prudential.com Sebagai Situs Resmi, Kemkomdigi Sempat Sebut Belum Terdaftar dalam PSE

    Kemkomdigi Akan Ketemu Platform Digital, Bantah Terkait Demo

    • By adm
    • August 29, 2025
    • 8 views
    Kemkomdigi Akan Ketemu Platform Digital, Bantah Terkait Demo

    Gelombang Eksploitasi atas Celah Keamanan Siber Naik Semester Lalu, Dipicu Kenaikan Penggunaan Perangkat ioT

    • By adm
    • August 29, 2025
    • 6 views
    Gelombang Eksploitasi atas Celah Keamanan Siber Naik Semester Lalu, Dipicu Kenaikan Penggunaan Perangkat ioT

    7 Solusi di Tawarkan ZTE dalam DTI-CX 2025, Dorong Transformasi Digital dan Capai Pertumbuhan Ekonomi Digital

    • By adm
    • August 29, 2025
    • 6 views
    7 Solusi di Tawarkan ZTE dalam DTI-CX 2025, Dorong Transformasi Digital dan Capai Pertumbuhan Ekonomi Digital

    Rilis Soundbar Terbaru Q-Series dan B-Series, Samsung Berikan Pengalaman Audio Sinematik Mirip di Bioskop

    • By adm
    • August 28, 2025
    • 8 views
    Rilis Soundbar Terbaru Q-Series dan B-Series, Samsung Berikan Pengalaman Audio Sinematik Mirip di Bioskop